Monday, October 8, 2012

tujuh oktober.

tiap-tiap yang datang,semakin dekat..
tiap-tiap yang pergi,semakin jauh..

betapa hampirnya ajal yang mendatangi,
betapa jauhnya saat-saat manis meninggalkan pergi.

dunia dan kesenangannya berkata,
"pergilah.."

sedangkan kubur memanggil-manggil,
"marilah.."

adakah ia sebuah rayuan,seperti ibu yang ringukan anaknya?
atau jeritan keras seseorang yang hendak menghukum pesalah?

diri ini akan terus lentok dalam kerjaya dunia,
selagi tidak belajar mendalami agama,
dan mengenal hakikat diri dan ajal maut.

mencari redha dalam Sweet 21.
tomorrow is always a mystery.



[satu]
alhamdulillah! segala puji untuk Allah,Maha Pemurah dan Maha Penyayang.masih beroleh kesempatan untuk hidup.sudah 21 tahun rupanya.ternyata,kelajuan cahaya tewas dengan pecutan masa.terasa  macam baru semalam melihat tali pusat sendiri dipotong mak cik bidan.eh.

[dua]
alhamdulillah. segala puji untuk Allah,Maha Pemurah dan Maha Penyayang.dalam jutaan benih,terpilih untuk hidup di dunia nyata.dalam jutaan manusia yang hidup,terpilih dalam iman dan islam.alhamdulillah.dalam ramainya umat islam,terpilih untuk join dalam jalanraya dakwah penuh tarbiyyah.gracias!

[tiga]
alhamdulillah. segala puji untuk Allah,Maha Pemurah dan Maha Penyayang.Tuhan yang melimpahkan kurniaan rahmatnya tanpa putus,keluarga yang sentiasa mendorong dan menyokong,sahabat yang bersama-sama bergerak dan penuh konsisten memberi nasihat dan pengajaran,arigato!

[empat]
semoga dapat terus istiqamah di laluan ini dan membangun potensi diri untuk diperhambakan dalam perjuangan tanpa henti.mohon dengan sangat.

[lima]
hidup ini bagai lampu dinding,yang dinyalakan di malam hari.apabila minyak sudah kering,ia kan pasti padam sendiri.

sekian.
wabillahi taufik wal hidayah,wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


No comments:

Post a Comment