nah, ini kamera buat kamu.
memorinya terhad dan baterinya akan habis.
jadi, tangkaplah foto yang baik-baik ya.
diri dan jiwa kita adalah sebuah puzzle yang belum selesai. masih banyak kepingan-kepingan kecil yang hilang di sana sini, berserakan entah ke mana dan kita harus mencarinya.
kerana itu, kita melakukan perjalanan-perjalanan. kerana itu, kita bertemu dengan orang-orang tertentu. kerana itu, kita membaca buku-buku yang bermacam ceritanya.
lalu, pada setiap perjalanan yang kita lakukan, pada interaksi antara kita dengan orang tertentu, pada halaman buku yang kita baca, kita akan bertemu kepingan-kepingan kecil yang hilang daripada puzzle kita, yakni seorang manusia yang masih belum cukup mengenali, atau mungkin, kehilangan diri dan jiwanya sendiri.
sebenarnya, tidak ada yang namanya 'kebetulan'. hanya manusia yang tidak mengetahui rencana Tuhan yang sentiasa cantik dan sempurna. seandainya kita yakin pada takdir Tuhan, hidup akan menjadi lebih indah untuk dijalani.
ku termenung seorang diri
ku menangis di sebalik sepi
ku mencari cebisan memori
yang ku namakan misteri
ku tertawa mendengarnya
ku mengerti aku siapa
ku tak peduli sebenarnya
apa yang kau ada
tapi aku tidak mengerti
mengapa cinta masih tak hadir
tapi aku tidak mengerti
mengapa rindu belum berbunga
sebenarnya hati ini cinta kepadaMu
sebenarnya diri ini rindu kepadaMu
jangan kau menilai dari rupa
kerna semuanya milik Dia
hati ini akan ku jaga
kerna ku hanya manusia biasa
sesungguhnya walau ku kutip
semua permata di dasar lautan
sesungguhnya walau ku siram
dengan air hujan dari tujuh langitMu
namun cinta takkan hadir
namun rindu tak akan berbunga
ku tertawa mendengarnya
ku mengerti aku siapa
ku tak peduli sebenarnya
apa yang kau ada
namun cinta takkan hadir
namun rindu tak akan berbunga
sesungguhnya walau ku kutip
semua permata di dasar lautan
sesungguhnya walau ku siram
dengan air hujan dari tujuh langitMu
namun cinta takkan hadir
namun rindu tak akan berbunga
jika tidak mengharap rahmatMu
jika tidak menagih simpati
padaMu ya Allah.