Showing posts with label journey. Show all posts
Showing posts with label journey. Show all posts

Saturday, January 10, 2026

off-road.

 

 
 

titik adalah titik. titik-titik yang disambung menjadi huruf. gabungan huruf-huruf yang dicantumkan menjadi tulisan. tulisan-tulisan yang diwarnakan menjadi foto. foto yang bergerak dan dipasangkan bunyi menjadi video. akhirnya video adalah titik yang disambung-sambung lalu diwarnakan, yang kemudian digerakkan kesana kesini sambil disuarakan. orang-orang dan kita sendiri hari ini sudah terlalu selesa bermain framing dan cropping. video berdurasi lima minit, di-crop menjadi lima puluh saat. foto pada ratio frame 16:9 di-crop menjadi 1:1. kerana yang mahu ditujukkan pada skrin cuma itu, yang ada dalam framing itu. supaya orang-orang melihat kita pada framing itu sahaja. kerana yang diluar framing itu bukanlah kita yang ideal. kita ingin tampil ideal pada pandangan skrin orang-orang. kita juga melihat orang-orang pada framing yang sudah di-ideal-kan. padahal kita tahu, ada bahagian-bahagian yang di-crop keluar, ada rakaman-rakaman yang dipendekkan durasinya. padahal, yang diluar framing dan cropping itulah realiti, yang dijalani sehari-hari, yang mungkin tidak selesa dilihat, tapi hal sebenarnya yang kita akan lalui atau sedang lalui jika kita inginkan sebahagian framing ideal itu.
seperti tulisan penuh semuka surat, kita senang membaca perkataan-perkataan yang sudah sedia di-highlight-kan.
selebihya, tidak penting. semalas itukah kita untuk membaca dan mungkin menulis bahagian-bahagian yang 'tidak selesa' itu sehingga kita hidup dalam angan-angan idealisma, menafikan realiti yang sedang dan akan kita lalui? hmm.. kawasan ini adalah ruangan nostalgia. tempat yang dahulunya selalu riuh meskipun sunyi secara literal, saban waktu dikunjungi orang-orang untuk bersenang-senang, bertenang-tenang atau mungkin juga mengumpul kenang-kenangan. ataupun setidaknya, ketika mereka merencanakan itinerari perjalanan, lokasi ini menjadi salah satu tempat persinggahan dalam persiaran mereka, sekadar berlalu untuk melihat-lihat jika ada hal-hal baru untuk dipandang dan digambari. saban waktu berlalu, teknologi berlari pantas, cerita tidak lagi disampaikan dengan batang-batang huruf yang kaku dan foto yang statik. warna-warna kini boleh bergerak dan bersuara. maka, orang-orang mula berganti peta persiaran, bertukar ruangan. namun, setelah berlalu tahun-tahun itu, ada yang masih datang ke sini, kawasan sunyi yang jauh dari keriuhan idealisma orang-orang dan trafik yang bersusun rapat di jalanan. jadi, sungguh, yang datang tempat ini pada zaman-zaman dan waktu-waktu ini, adalah orang yang benar-benar mencari ruangan untuk bersenang-senang, bertenang-tenang atau mungkin mencari kenang-kenangan. selamat datang ya! 

 

 

 

 

 

 

___
oh wow! i, actually, writing here again. 
i
t's been a while..

Wednesday, October 07, 2020

tsumma Alhamdulillah.

  
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
mak,
     
i just became a dad last night. my super wife, your lovely daughter-in-law delivered a cute lil boy, your eleventh grandchild(its a complete team of football now!), twenty-five minutes earlier before the date of our own anniversary meeting in this world. but i'm more than happy that he came out safely. happiest birthday. i love us. :')

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Monday, January 06, 2020

that day is already here.





one day someone will come by
and see meaning behind your words
she(he) will understand the wisdom behind your speech
and appreciate your actions
she(he) hears the thoughts behind your silence
and share that love behind those tears

and she(he) will marry those thoughts
she(he)'ll be a companion to your speech
she(he) will partner your actions
and be one with the beautiful silence
she(he)'ll embrace the love behind those tears
she(he)'ll hold to the hands of your shared visions
and walk with you in your travels

she(he) will come by
and complete you

Allah swt knows best.


--one day (the vespa rider | syafakallah, page 79)







Sunday, January 05, 2020

335km to your heartbeat.














terima kasih kuala lumpur (dan jogjakarta sebelumnya) kerana telah memelihara dan menumbuhkan perempuan ini dengan penuh cinta. akulah lelaki paling bertuah di dunia untuk menyambutnya ketika dia bahkan mekar subur dengan tunas-tunas bunganya yang berwarna warni.
--hospital kuala lumpur, hujung minggu.





















Saturday, December 14, 2019

tsumma Alhamdulillah.


















mak, 
today i got married to a super lovely girl (she wrote me these secret daily letters since day 1 of our journey to this marriage; oh my Allah).  i'll introduce her to you when we all get reunited in jannah, insyaAllah. :)























Saturday, August 17, 2019

a prologue.









as we're done reading the introductory part
we flipped into the next page
but all there was an empty blank space
with a short note written in the middle; 


"this page is intentionally left blank" 


yes, the very first chapter is just one or two pages away 
but maybe the author wants us to take a break here
before the story prolong
to take a deep breath
to take a sip of water.
but perhaps the Author wants us to take a break here
before the journey begin
to calm our curious mind
to put our beating heart at ease.




then, from here on
let's understand each word
learn from every sentences
and cherish each and every paragraphs.






anyway, we're all set now
alhamdulillah.
so, bismillah.. 















___
170819; taman wawasan merotai johor bahru.

Wednesday, August 07, 2019

saling menyiapkan.





membina hati adalah seperti membina rumah.

yang pertama dipersiapkan adalah lantainya, yang dialaskan pada strata tanah bumi. dari lantai ditumbuhkan tiang yang saling berhubung antara satu sama lain. hujung-hujung tiang menyambut atap yang meneduhkan.

maka ketika atap itu bersungguh kita siapkan, ada jiwa-jiwa yang berlalu berpapasan dan mereka senang melihat kita membina tempat berteduh daripada teriknya hidup, dan mereka suka pula bertanya jika mereka boleh singgah untuk mendapatkan nyaman daripada teriknya hidup jika kita sudah selesai menyiapkan ruang teduh itu nanti. sambil menyeka peluh hangat di dahi, kita tersenyum dan berkata, "silakan."

demikian setelah itu, batu-bata merah mulai disusun, lapisan demi lapisan meninggi, ruangan dari lantai ke atap tertutup perlahan-lahan. ah, jiwa-jiwa tadi menyangka kita rupanya mahu bersendiri, ruang yang kita bina ini adalah ruang privasi dan rahasia. jangan masuk. tidak boleh berteduh di sini. dunia luar adalah dunia luar manakala dunia di dalam ruang ini adalah dunia di dalam ruangan ini.

padahal kita belum selesai.

pada dinding itu, ada pintu yang akan kita pasangkan. pintu yang menjadi laluan untuk kita keluar ke dunia melakukan perjalanan mencari hikmah dan pedoman. pintu yang menjadi laluan masuk untuk kita menyimpan hikmah dan pedoman yang kita temui supaya sentiasa terjaga dan tidak akan rusak. pintu yang sedia menjemput siapa pun jiwa yang ikhlas mahu berteduh dan saling berbagi ruang pengalaman pembelajaran dan cerita dari perjalanan-perjalanan hidup.

padahal kita belum selesai.
pada dinding itu, ada jendela yang akan kita tampalkan. jendela kaca lutsinar yang membiaskan cahaya matahari fajar, yang menjadi gelanggang butir-butir air hujan meluncur, juga sebagai layar skrin yang menayangkan persembahan cahaya bulan dan bintang. dari dalam ruang ini, kita menelaah dunia menerusi jendela itu tanpa perlu risau apa pun cuacanya. ya, kita tidak lari daripada dunia, bahkan semakin akrab.







 

ya, rupanya kita belum selesai, kan?
jendela-jendela dinding itu sedang kita tampalkan masing-masing.

dan pintunya, yang cuma ada satu itu, nanti kita akan pasang bersama.




Sunday, July 21, 2019

menyepakatkan tujuan.











dalam perjalanan yang akan tidak dijalani berseorangan, yang terpenting adalah menyepakatkan tujuan. sama ada tujuan yang ingin dituju itu adalah destinasi fizikal, destinasi fikiran atau destinasi perasaan. kesepakatan tujuan membawa dua pasang langkah kaki yang mungkin melalui jalanan yang berbeza tapi menuju destinasi yang sama, bukan dua pasang langkah kaki yang mungkin melalui jalanan yang sama tapi menuju destinasi yang berbeza.
dalam perjalanan yang akan tidak dijalani berseorangan, yang terpenting adalah menyepakatkan tujuan. doa yang dihantar kepada Tuhan selepas kesepakatan itu tidak lagi "ya Allah, bimbinglah aku di perjalanan ini." tapi doanya bernada serentak, "ya Allah, bimbinglah kami di perjalanan ini." kesepakatan tujuan mengubah kata ganti nama diri, aku atau dia kepada kami dan kita. kesepakatan tujuan mengubah kata penghubung dalam setiap usaha yang membersamai doa, semuanya tidak lagi aku atau dia, tapi kami dan kita. kesepakatan tujuan membina kepercayaan dan kerjasama.
kesepakatan adalah separuh daripada kemenangan dan permulaan penting kepada perjuangan bersama dalam perjalanan menuju tujuan. terima kasih kerana sudi bersepakat dan saling terus berjuang dalam perjalanan ini.













___
210719; putrajaya.

Sunday, July 14, 2019

sunday ride.












"one's destination is never a place,
but a new way of seeing things."
--henry miller.


















Tuesday, June 11, 2019

of writings.







i'm not good with words.



if i tell you that i've erased words more than i wrote them, 
will you believe me?

you may ask, how is that even possible?
we can only erase something that was already written.

as you re-read the statement earlier,
you became more convinced that, 
it is mathematically not logic.



yes, you're right.

i'm not writing anything.
so, there's nothing to erase here.



because,
my story,
and yours,
were never ours,
for us,
to write,
or to erase,
or to re-write,
any words,
in it.



it was His,
The Greatest of Writer.

written;
perfectly.



Friday, May 10, 2019

live qualitatively.







if anyone ask you about the weather forecast today, will you objectively tell them the expected degree celcius or will you tell them what best to enjoy today- whether to go for a walk at the park under the sun or to enjoy subtle moments in a chilly public library as rain falls hard outside? you've done this a hundred times- looking back- but your past still hasn't changed, isn't it? don't you want to try looking forward for once? the scenery ahead looks brighter and refreshing. it is not the length of your words that matter, but the depth. say what you mean and mean what you say. you've traveled a long path and reached a far destination, but what did you records along your journey; your footsteps count, together with all the stumbles and the falls? so, all you have is a numerical data? or did you go beyond numbers and jot down how He is giving you strength in those difficult moments, because you know you're afraid and you don't feel that tough but somehow you still have the courage to stand back up, to keep on fighting? these are the important pages you will flip and read again for your case citation in the future as you progress further in life. yes, of course you know the importance of correctly numbering things in life. but what is more important is how you define the value of everything, where it is not always decided by the numbered bar code tagged on them. remember this, not everything that counts can be counted. the point of du'a is the conversation- between you and Allah. yes, you've made countless du'a up until now. some of them had already became a script or rather a lyric that you keep on repeating after finishing your daily salah, five times a day. your lips automatically pronounce each and every words in the script, mindlessly. heartlessly. hey, do you even want to conversate with Him? if you really want to get into conversation with Allah, you should focus your mind and put a sincere heart into whatever you want to tell or ask Him, and put ultimate trust that He got your words(even in your silence) and He eventually will reply and guide you.

"and when My servants ask you, [o muhammad], concerning Me - indeed I am near. I respond to the invocation of the supplicant when he calls upon Me. so let them respond to Me [by obedience] and believe in Me that they may be [rightly] guided."  (2:186)


















___
*'you'/'your' in the paragraph was written(and read) as i/me/my.

Tuesday, May 07, 2019

quantitative maps.






the date is zero seven zero five one nine. workshop day two. the chevrons, forty eight boon lay way, singapore six zero nine nine six one- level three, hall number four. eight thirty am till five pm. done. route option number one, the fastest, one hour and seventeen minutes. head out, walk for twelve minutes, eight hundred and fifty metres to jurong east mrt station. station id: ew-two-four/ns-one. east west line pasir ris. sixteen minutes and eight stops. outram park stop. walk for one minute to outram park mrt station. station id: ne-three. north east line punggol. thirty minutes and fourteen stops. punggol stop. walk for eight minutes, six hundred metres. six forty seven pm expected to reach masjid al-islah, thirty punggol field, singapore eight two two eight one two. maghrib- seven eight pm and isya'- eight nineteen pm. ramadhan day two, third night of taraweeh. quran, rasm uthmani, page number forty eight, juz number three. leave at ten pm. route going back option number one, the fastest, one hour and seventeen minutes. start with walking six hundred metres for eight minutes to punggol mrt station. station id: ne-one-seven. take north east line harbour front. thirty three minutes fifteen stops. harbourfront stop. walk for three minutes to harbourfront station exit b. bus stop id one four one two one. take bus number thirty- boon lay. fourteen minutes eighteen minutes. get down at bus stop opp pasir panjar po, id one six zero seven one. walk for one hundred thirty metres for one minutes to pasir panjang inn, four zero four pasir panjang road, singapore one one eight seven four one. estimated time of arrival is eleven seventeen pm.

so, how to get there?
be here.

















Tuesday, January 01, 2019

ainal mafar?
























اللهم ان رأيتني ابتعد عنك فردني اليك ردا جميلا



o Allah,
if You see me getting farther away from You,
return me to You in a beautiful way.
































Saturday, November 17, 2018

mid-flight.








skalar adalah kuantiti fizik yang hanya dinyatakan dengan magnitud atau nilai numerikalnya sahaja. vektor pula adalah kuantiti fizik yang dijelaskan sekali magnitud dan arahnya.

"good afternoon ladies and gentlemen. this is your captain speaking. i would like to welcome everyone on airwater flight a-w-one-seven-one-zero bound for tanah petualang."


jika 'perjalanan' adalah skalar. 'datang', 'pulang', dan 'pergi' adalah vektor kepada 'perjalanan', tapi setiap satunya bergerak dalam arah yang berbeza. 

'datang' adalah perjalanan daripada sesuatu tempat atau keadaan menuju tujuan yang sudah diketahui lokasinya. boleh jadi pernah atau tidak pernah ada di sana, di tujuan itu sebelum ini. sedangkan 'pulang' adalah perjalanan yang bergerak daripada entah dari mana pun, menuju tempat atau keadaan yang asal. yang membezakan datang dan pulang adalah tujuan itu adalah asal atau bukan.

dan ada pula 'pergi'; vektor yang tidak jelas. kerana arah tujuan yang tidak diketahui. ia cuma perjalanan yang bermula dari satu titik tapi tidak diketahui pula di mana akhirnya. 


"we are currently cruising at an altitude of thirty thousand feet at an airspeed six hundred kilometre per hour. the time is ten forty am. the weather looks good and with the tailwind on our side we are expecting to land at tanah petualang ground approximately seventeen minutes ahead of schedule. the weather in tanah petualang is clear and sunny, with a high of twenty seven degrees for this afternoon."


setiap orang sedang dalam perjalanan masing-masing, yang masing-masingnya tidak sedang berada hanya pada satu perjalanan, tapi dalam banyak jalan perjalanan pada satu-satu waktu dan ketika. kakinya sedang menapaki perjalanan fizikal, manakala hatinya ada di dalam perjalanan perasaan, sedangkan akalnya berkelana pada perjalanan fikiran dan jiwanya pula ada di laluan perjalanan mimpi, bayangan dan cita-cita.

jadi, apakah dalam perjalanan ini, kita sedang datang, pulang atau pergi?


"until then, sit back, relax, and enjoy the rest of the flight."











___
sorry for the delay.

Sunday, October 07, 2018

another year.








strangers appear in your life as lessons; some as inspirations and others as passer-bys. they impart true wisdom, knowledge and life lessons through their exemplary speech and actions. then they part ways with you, ending the conversation with the greeting of peace, leaving an indelible mark of appreciation of life in your heart. in those moments we begin to understand life a little better. 
"be in this life as if you are stranger or a wayfarer." - hadith sahih bukhari.



we tend to seek too much of what life has to offer, almost oblivious as to what lies ahead - death. we tend to live for what is before our eyes, running away from the harsh reality of death. indeed we will be responsible for all that we do in this life, and every atom's weight of good and bad deeds will be accounted for. 
"verily the death from which you flee will surely meet you, then you will be sent back to (Allah), the All-Knower of the unseen and seen, and He will tell you what you used to do." al-jumuah 62:8.





___
as written in the book 'syafakallah; may Allah heal you.', on page 7 and 10. 





Tuesday, July 17, 2018

everyone.






"welcome to subway." 
"hi."

bandara, ah, maksudku lapangan terbang adalah tempat percuma untuk membaca novel yang terbuka dalam dimensi realiti, tempat yang penuh babak dan drama. semua orang adalah watak yang sedang menjalani plot masing-masing. dan aku sedang membina narasi peribadi untuk setiap kisah yang sedang menuliskan dirinya sendiri di sekitarku.

"bread?"
"honey oat, please." 
"foot long or half?" 
"half." 

tidak perlu ke hutan atau ambil peduli tentang berita ramalan cuaca esok hari. kerana, selain rumah sakit dan tapak perkuburan, lapangan terbang juga adalah tempat percuma untuk menyaksikan pemandangan air terjun yang mengalir jernih dan jatuhan hujan yang tidak tertahan, bila-bila pun waktunya.

"menu?"
"chicken teriyaki, please."

ada dua jenis air mata yang mengalir di sini. dingin dan hangat. tidak perlu diukur suhunya dengan termometer. aku tidak selalu meminta untuk memaknakan tulisan-tulisanku secara literal.

"anything else to add on?"
"no."
"extra cheese?"
"sure."

air mata yang mendinginkan hati,  yang menyejukkan jiwa, yang menyenangkan perasaan mengalir daripada mata air kebahagiaan. seperti di balai ketibaan, ada seorang ibu yang gembira menyambut anak lelakinya yang sudah dewasa pulang setelah sekian lama, atau ayah, seorang askar, yang bertemu bayi kecilnya aman tidur di dukungan. rasa rindu, cinta dan sayang teradun dalam cairan jernih yang mengalir pada pipi yang kering itu. membasahi. mata yang sedang dingin.

"vegetables topping?" 
"tomatoes, cucumbers and lettuces, please."
"that's all?"
"yup."

sedangkan air mata yang hangat, yang sedikit menyesakkan dada mengalir daripada mata air kesedihan. seperti seorang gadis yang melambai ke arah keluarganya di gerbang masuk balai perlepasan untuk meneruskan petualangan jauh di rantau orang, atau sepasang suami isteri yang baru bernikah tiga hari lepas kini harus berpisah berjarak kerana komitmen kerjaya. ada rasa takut mungkin. ada rasa kecewa barangakali, ada bebanan perasaan-perasaan yang berat agaknya pada cairan yang mengalir tanpa bau itu, tidak wangi untuk disebut haruman, tidak busuk untuk dikatakan najis. polos. itulah mata yang sedang dalam kehangatan.

"sauces?"
"honey mustard, bbq, chili and thousand island, please." 
"else?"
"that's it." 

oh ya, hampir setiap hari mataku juga panas kehangatan. ah, tidak. aku tidak menangis setiap hari. tidak ada air yang mengalir keluar. cuma, aku kan selalu ada di tapak pembinaan yang malar terik dan penuh debu. itu menyesakkan mata. tapi setelah selesai di sana, aku akan pulang ke pejabat yang alhamdulillah terlindung dan berhawa dingin. nah, di sini mata ini kembali sejuk dan berada dalam kedinginan.

"want to make it a meal?"
"yes, please."
"cookies or chips?"
"i'll take cookies." 
"so, the cookies? they can be mixed." 
"chocolate chip and oatmeal raisin."


jadi, semua orang di lapangan terbang ini sama ada sedang menuju, menunggu atau meninggalkan hal-hal atau mungkin orang-orang yang sama ada akan menyejukkan atau menghangatkan mata dan pandangan mereka.

"here is the cup and the drink dispenser is over here."
"emm, lemon tea finished? its written here."
"yes but will be refilled shortly."
"i'll wait for it then." 

empat ayat terakhir pada surah ke- dua puluh lima. 
semoga.

"to eat here or take away?"
"take away, thank you."



Monday, January 01, 2018

satu/satu/satu-lapan.
















ikhlas..
itu yang sedang berusaha kita jalani.






rasanya masih banyak perkara yang belum kita ikhlaskan
sehingga bunga-bunga yang kita tanam di tahun-tahun belakang
masih belum memutik hari ini dan taman ini masih sunyi

sehingga kita benar-benar sudah belajar tentangnya
semoga Tuhan akan membenarkan kita memiliki
taman yang penuh bunga-bunga kembang
diterbangi kupu-kupu riang.
















---

















ya, hati kita butuh waktu sepanjang ini


















tidak mengapa, teruskan saja.. teruskanlah
membaja, menyiram dan menjaga hati
dengan penuh hati-hati.













semoga nanti.




















___
cukup puitis dan melankolik tak?

Thursday, November 30, 2017

foreign.




















"arriving at each new city, the traveler finds again a past of his that he did not know he had: the foreignness of what you no longer are or no longer possess lies in wait for you in foreign, unpossessed places."
   -italo calvino, invisible cities.




















___
oldtown ipoh.

Thursday, June 29, 2017

polos.













jika kita kehilangan sesuatu, yang pertama
terlintas dalam fikiran kita adalah di mana atau bila
kali terakhir sesuatu tersebut ada bersama kita.
kemudian kita pergi ke 'kali terakhir' itu.












rasanya, dunia kanak-kanaklah
yang paling banyak menyimpan
'kali terakhir' kita, kan?





















___
malam-malam main bunga api,
selamat hari raya aidifitri.

:)

Friday, April 28, 2017

recalculating.






tepi jalan.
bersebelahan pondok telefon.
gerai burger dan roti john.

"bang, taman kosakata kat mana? jauh lagi tak dari sini?" 
"taman kosakata? jauh lagi. emm, ikut jalan ni straight, nanti ada jumpa empat traffic light. lepas yang keempat tu nanti akan jumpa round about. oh ya, sebelum round about tu ada supermarket sebelah kiri. ambil exit pukul tiga. lepas tu straight lagi, lepas dua traffic light jumpa masjid sebelah kanan. tu masjid bayyinah taman kosakata, dah dekat la tu kawasan perumahan taman kosakata. cari je signboard jalan kosakata." 
"ok bang. terima kasih."

...


kuning.
merah.

hijau.

jalan.


"tadi traffic light keempat kan?" 
"aah." 
"so, lepas ni akan jumpa supermarket." 
"yup."

800m ke depan.

"tu ha.. nampak dah." 
"uish besar gak..." 
"singgah nak?" 
"emm, awal lagi... boleh gak.."

signal ke kiri.

berhenti depan palang gate merah putih yang melintang.
turunkan tingkap, hulur tangan keluar. tekan butang, ambil tiket parking.
palang gate merah putih terangkat naik menegak, jalan.

pusing tempat parking bahagian dalam.
basement 1; penuh.
basement 2; penuh.
keluar, tempat parking bahagian luar, penuh.

"weh, penuhlah. takde parking." 
"aduh, takpe la. jom la gerak. tiket parking takde bayar kan?" 
"tak kot. baru berapa minit kita masuk. baidewei, jalan mana nak keluar ea?" 
"tu, kau follow kereta depan. nak keluar jugak tu."

berhenti depan palang gate merah putih yang melintang. 
turunkan tingkap, hulur tangan keluar. masukkan tiket parking.
palang gate merah putih terangkat naik menegak, jalan.

"eh, tadi kita masuk sebelah mana ea? bukan sini kan? ini keluar jalan mana? mana round about tu?" 
"bukan. sebelah mana ntah tadi." 
"alamak.. habistu nak lalu mana ni?" 
"jap, kau singgah tepi dulu."

signal ke kiri.


...


"enset kau ada waze?" 
"ada." 
"laa, tak cakap awal-awal. bukak la." 
"nak jimat bateri. haha. power bank aku tertinggal." 
"guna kejap je. dah nak sampai ni." 
"ok."


buka waze.
taip taman kosakata.

perlahankan suara radio.
kuatkan suara mr waze.


we're all set. lets go.

in three hundred meter, turn left.

slow traffic reported ahead.

"weh, belok kiri la." 
"aduh, salah."

recalculating.

in two hundred meter, make a u-turn.


in one kilometer, at the round about, take the second exit.


continue straight for two kilometer and then stay to the left.


you'll reach your destination in four hundred meter.


you've reached your destination.



masjid.
isya'.



bacaan imam melepasi pertengahan surah al-fatihah..

"ihdina siraatal mustaqeem.."