mak,
i just became a dad last night. my super wife, your lovely daughter-in-law delivered a cute lil boy, your eleventh grandchild(its a complete team of football now!), twenty-five minutes earlier before the date of our own anniversary meeting in this world. but i'm more than happy that he came out safely. happiest birthday. i love us. :')
Showing posts with label doa. Show all posts
Showing posts with label doa. Show all posts
Wednesday, October 07, 2020
tsumma Alhamdulillah.
Saturday, December 14, 2019
tsumma Alhamdulillah.
mak,
today i got married to a super lovely girl (she wrote me these secret daily letters since day 1 of our journey to this marriage; oh my Allah). i'll introduce her to you when we all get reunited in jannah, insyaAllah. :)
Saturday, September 07, 2019
ya Fattah.

o Allah,
open for us the doors to everything good
and the doors to peace and security
and the doors to health and wellness
and the doors to Your blessings
and the doors of Your barakah
and the doors to strength and perseverance
and the doors to love and care
and the doors to Your mercy
and the doors to Your sustenance
and the doors to knowledge
and the doors to Your forgiveness
and the doors to jannah.
Wednesday, April 10, 2019
la vie.
berdoalah--
untuk semuanya.
atas segalanya.
kalau sekarang hatimu penat, jiwamu lelah dan tubuhmu letih; berdoalah. kalau sekarang perasaanmu tenang, fikiranmu aman dan ragamu lapang; berdoalah. kalau sekarang langit di sana mendung, kelam dan penuh dentuman; berdoalah. kalau sekarang langitmu meriah dengan kelip bintang, sinar matahari dan cahaya bulan; berdoalah. kalau sekarang perjalananmu buntu, masa depanmu kabur dan langkahmu tidak yakin; berdoalah. kalau sekarang urusanmu lancar, pandanganmu jelas dan laluanmu tidak macet; berdoalah. kalau sekarang kau masih mencari jawapan atas soalan-soalanmu yang kelmarin; berdoalah. kalau sekarang pertanyaan-pertanyaanmu sudah pun terjawab; berdoalah. kalau sekarang iman terasa hangat, ibadah masih mudah dan memaknakan istighfar itu ringan; berdoalah. kalau sekarang taqwa terasa sukar, ikhlas semakin pudar dan airmata taubat kian kontang; berdoalah. kalau ketika ini kau mulai ragu apakah kau mendoakan hal yang sepatutnya selama ini; berdoalah. kalau ketika ini kau bahagia kerana merasakan doa-doamu yang lama kau pertahankan mulai terwujud satu persatu; berdoalah.
dan setelah semua itu, jika kau masih punya sedikit ruang dalam tadah tanganmu yang tidak tahu ingin kau isikan dengan apa, apakah boleh jika aku yang menumpang di situ untuk doamu yang baik-baik?
ya, ketika dunia sementara yang penuh dengan ketidaksempurnaan ini saban waktu dikosmetikkan dengan segala khayalan untuk menyempurnakan tampilannya supaya manusia melupakan hakikat keabadian akhirat, kita tidak punya harapan lain selain doa-doa kita kepada Tuhan. mungkin masing-masing di antara kita sedang menanggung dosa peribadi yang sebolehnya ia kekal sebagai urusan rahsia hanya antara diri kita sendiri dengan Tuhan, sehingga kita menemukan jalan keluar daripada kegelapan itu. sungguh, setiap inci dalam bungkusan doa kita terlalu berharga untuk disia-siakan. maka, marilah saling berkongsi ruang kerana entah kiriman doa yang mana yang akan sampai dalam keadaan terbaiknya kepada Tuhan. untuk semuanya dan atas segalanya-- Tuhan Maha Mengetahui sedangkan kita tidak mengetahui.
Tuesday, April 17, 2018
textpectation.
"why we make du'a?"
"or.. when we make du'a?"
"cliche.. isn't it?"
"perhaps, we make du'a when we feel the need for something we don't have."
"dalam qur'an ada banyak rakaman kisah para nabi dan rasul. variasi antara kisah agak jelas dan bagi orang-orang kebiasaan seperti kita, mungkin agak susah untuk mengingat detail setiap satunya. tetapi, tetap dalam kepelbagaian itu, ada satu hal besar yang mudah dijadikan rujukan sebagai persamaan paling ketara.."
"apa?"
"teka lah."
"tak reti ah."
"mengecewakan."
"mengecewakan?"
"kau la.. mengecewakan.."
"k."
"du'a."
"is it?"
"yes. it is."
"that's what i'm thinking but i'm not sure about it."
"whatever la.. but here is the thing, one of the greatest prophetic traditions is the tradition of du'a. if there is one thing Allah definitely tells us about the prophets (alayhi salam), it is the prayers they made, the way they asked Allah. the fatihah which is the opening of the qur'an and is the heart of the qur'an is itself a du'a."
"tentang doa."
"dan tentang bagaimana ber-doa."
"untuk apa 'ber-' tu?"
"sebab doa bukan urusan kita ber-jualbeli dengan Tuhan. kita terlalu sering memahami doa dengan konsep ini. ini adalah pemahaman fatal untuk iman dan jiwa kita."
"how?"
"in business, we've all heard the all saying that 'the costumer is always right'."
"but we're not Allah's customer. we're His servant."
"that's the point.
"jadi, kenapa kita berdoa?"
"meminta sesuatu yang kita perlukan tapi belum kita miliki?"
"ya, tapi.."
"tapi.. kalau semua hal yang kita perlukan, perlu untuk kita doakan kepada Tuhan untuk kita miliki, apakah kita punya cukup waktu dan tenaga untuk berdoa sepanjang waktu? mudahnya, kita perlu bernafas setiap detik. kalau setiap hela nafas itu perlu kepada doa, kita tidak akan punya kesempatan untuk berdoa meminta pagi yang nyaman atau berdoa dipertemukan dengan orang-orang yang baik atau bahkan berdoa meminta diampunkan dosa lepas dan terbebas dari dosa yang masih berulang."
"mungkin memahami perihal doa adalah hal yang kita perlukan tapi belum kita miliki selama ini."
"before you and i think about what Allah did not give me- how come He didn't give me this? how come He didn't answer this du'a or that du'a and that du'a? open the fifty-fifth surah and read the twenty-ninth ayah."
"everyday He is involved in giving you something."
___
refer buku 'revive your heart; putting life in perspective', part i- connecting to Allah through du'a.
sedap baca. ;)
Wednesday, March 09, 2016
tadah tangan.
ya Allah, kurniakanlah kepada kami lidah yang lembut dan basah sentiasa mengingati dan menyebut namaMu, hati yang penuh segar mensyukuri nikmatMu, dan tubuh badan yang ringan menyempurnakan ketaatan kepada perintahMu. ya Allah, kurniakanlah kepada kami iman yang sempurna, hati yang khusyu’, ilmu yang berguna, keyakinan yang benar-benar mantap. ya Allah, kurniakanlah kami cara hidup yang jitu dan unggul, selamat dari marabahaya dan petaka. kami mohon, ya Allah, kecukupan dari segalanya sehingga tidak sampai kami meminta-minta dari orang lain. dan berikanlah kami, ya Allah, iman kepadaMu yang sebenar-benarnya, sehingga kami tidak lagi merasa takut, mengharap dan menyembah selain dariMu. kurniakanlah naungan rahmatMu kepada kami, keluarga dan anak-anak kami serta sesiapa sahaja yang bersama-sama kami. janganlah, ya Allah, Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri, walaupun sekadar kerdipan mata atau sekadar masa yang lebih singkat dari itu.
Allahumma ameen.
Subscribe to:
Posts (Atom)



