Showing posts with label nahnu duat. Show all posts
Showing posts with label nahnu duat. Show all posts

Saturday, August 29, 2015

colour-man.




langit senja hilang warna.

matahari semakin malap warna jingganya. satu persatu warna abstrak langit terpadam dan diganti dengan warna hitam. daripada langit ia turun perlahan-lahan ke bumi. pohon-pohon hijau betukar warna, daunnya hitam batangnya hitam. tanah coklat menjadi hitam. batu-batu putih menjadi hitam. haiwan bertukar warna kulit, bulu, pelepah sayap, dan sisik menjadi hitam. cuma air jernih tanpa warna dan udara yang tidak kelihatan kekal tidak berubah.

warna sudah tiada.

di tepi jalan, berhadapan lintasan hitam putih untuk pejalan kaki, yang sudah kehilangan warna putihnya, di bawah lampu isyarat yang tidak lagi mampu mengawal lalu lintas di persimpangan, berdiri seorang laki-laki menyaksikan semuanya berlaku. perlanggaran berlaku di mana-mana. skrin besar di mana-mana kembali ke zaman awalnya, cuma memaparkan wayang hitam. bangunan pencakar langit, kereta yang meluncur dan berparkingan tidak terkecuali; kini semua cuma ada hitam.

ah, warna sudah hilang daripada dunia.

laki-laki itu segera memandang dirinya, t-shirt biru dengan tulisan henshin yang dipakainya masih berwarna. topi corak kotak-kotak di kepala juga masih kekal berwarna hijau pudar. seluar jeans dengan sudah sedikit koyak-koyak pada hujungnya tetap juga berwarna kelabu asap. tadi dia baru pulang dari kedai alat tulis, membeli sekotak watercolour. mahu dibawa pulang untuk pakai melukis lagi. kotak watercolour itu dijinjitnya dalam beg plastik lutsinar berwarna merah. hairan, semua yang ada padanya masih berwarna.

laki-laki berjalan mendekati sebuah kereta kancil yang sudah kehilangan warna. cuba disentuhnya dengan jari telunjuk. dan wah, kereta itu kembali ke warna asalnya! laki-laki memandang tangannnya dengan penuh hairan. berjalan lagi ke hadapan, disentuhnya pula seekor kucing dengan bulu tanpa warna yang melintas memotongnya. dan sekali lagi sentuhannya mengembalikan warna, kali ini bulu kucing itu dengan tompok-tompok warna kuning putih. di tepinya ada seorang remaja lelaki yang tampak cemas dengan keadaannya yang kehilangan warna. disentuhnya juga dan remaja lelaki itu kembali kepada dirinya yang penuh warna. tiba-tiba, remaja lelaki  itu lari dari laki-laki dengan wajah ketakutan dan penuh tanda tanya. mungkin dia terlalu terkejut dengan apa yang sedang berlaku.

laki-laki semakin teruja.

dia mula merasakan dia memang ada kuasa untuk mengembalikan warna kepada dunia ini. laki-laki belari ke sana ke sini menyentuh apa saja yang ada. bunga orkid, lampu jalan, tong sampah, pintu rumah. segalanya disentuh laki-laki, mengembalikan semua warna mereka.

tapi keterujaannya tidak lama. dia segera penat, padahal masih banyak yang perlu disentuhnya. ini baru kawasan bandarnya, sudah terlalu besar untuk dicover olehnya sendirian. dunia beribu kali ganda lebih besar. tambahan, mana mungkin dia mahu menyentuh kaum perempuan. batal wudhuk nanti. iya, dia mahu menyelematkan dunia. dia mahu mengembalikan warna kepada dunia. tapi, itu tampak mustahil untuk dilakukannya sendiri.

laki-laki mula kehilangan semangat.

dia terduduk di lorong gelap antara dua bangunan, melihat manusia yang masih lari berkeliaran, masing-masing gusar kelam-kabut. tiba-tiba dari kejauhan dia melihat sekumpulan manusia, enam orang semuanya, dua lelaki dan empat perempuan bertudung labuh, yang meluncur ke sana sini dengan kasut roda. kesemuanya masih penuh berwarna. seperti apa yang dilakukannya tadi, kumpulan itu juga berlari kesana sini menyentuh apa saja yang ditemui mereka untuk mengembalikan warnanya..




ah, mengarut la cerita ni.



Friday, February 13, 2015

semoga bertemu firdausi.


"assalam. lan di mana?" 
"w'salam. jb kak." 
"ouh, si alik ingat lan di kelantan. sebab tengok ada orang macam muka lan dalam gambar. tu yang mau konfomkan. jap, kak ra send."


"cuba tengok yang ndak pakai kopiah tu." 
"haha. a'ah, macam sama la kak. tapi, bukan laa.. memang mau pigi, tapi jauh bah.. T_T " 
"ndak pa, lain kali boleh ajak kawan pigi lawat kubur tuan guru." 
"insyaAllah kak.."



...



tangisan ini pasti akan berhenti
tapi tidak perjuangan yang diwarisi

selamat menikmati rehatmu wahai sang murabbi.



tuan guru nik abdul aziz
malam jumaat | 120215




Tuesday, March 18, 2014

jangan tinggal.



"Ustaz, dulu ana merasa bersemangat dalam dakwah. Tapi kebelakangan ini rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh." Begitu keluh kesah seorang mad'u kepada murabbinya di suatu malam.
Sang murabbi hanya terdiam, mencuba terus menggali semua kecamuk dalam diri mad'unya. "Lalu, apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu?" sahut sang murabbi setelah sesaat termenung.
Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini. Ana kecewa dengan perilaku beberapa ikhwah yang justru tidak Islamik. Juga dengan organisasi dakwah yang ana geluti ini, kaku dan sering mematikan potensi anggota-anggotanya. Bila begini terus, ana mendingin sendiri saja.." jawab mad'u itu.
Sang murabbi termenung kembali. Tidak nampak raut terkejut dari roman wajahnya. Sorot matanya tetap terlihat tenang, seakan jawaban itu memang sudah diketahuinya sejak awal.
"Akhi, bila suatu masa antum naik sebuah kapal mengharungi lautan luas. Kapal itu ternyata sudah amat buruk. Layarnya banyak berlubang, kayunya banyak yang lapuk bahkan kabinnya berbau kotoran manusia. Lalu, apa yang akan antum lakukan untuk tetap sampai pada tujuan?" tanya sang murabbi dengan kiasan bermakna cukup dalam.
Sang mad'u terdiam berfikir. Tak kuasa hatinya mendapat umpan balik sedemikian tajam melalui kiasan yang amat tepat.
"Apakah antum memilih untuk terjun ke laut dan berenang sampai tujuan?" sang murabbi cuba memberi pilihan.
"Bila antum terjun ke laut, sesaat antum akan merasa senang. Bebas dari bau kotoran manusia, merasakan kesegaran air laut, atau bebas bermain dengan ikan lumba-lumba. Tapi itu hanya sesaat. Berapa kekuatan antum untuk berenang hingga tujuan? Bagaimana bila ikan jerung datang? Darimana antum mendapat makan dan minum? Bila malam datang, bagaimana antum mengatasi hawa dingin?" serentetan pertanyaan dihamparkan di hadapan sang mad'u.
Sang mad'u menangis tersedu. Tak kuasa rasa hatinya menahan kegundahan sedemikian. Kekecewaannya memuncak, namun sang murabbi yang dihormatinya tidak memberi jalan keluar yang sesuai dengan keinginannya.
Akhi, apakah antum masih merasa bahawa jalan dakwah adalah jalan yang paling utama menuju ridho Allah?" pertanyaan berat ini menghujam jiwa sang mad'u. Ia hanya mengangguk.
"Bagaimana bila kereta yang antum pandu dalam menempuh jalan itu rosak? Antum akan berjalan kaki meninggalkan kereta itu di tepi jalan, atau cuba memperbaikinya?" tanya sang murabbi lagi.
Sang mad'u tetap terdiam dalam sendu tangis perlahannya. Tiba-tiba ia mengangkat tangannya, "Cukup ustaz, cukup. Ana sedar. Maafkan ana. Ana akan tetap istiqamah. Ana berdakwah bukan untuk mendapat pingat kehormatan. Atau agar setiap kata-kata ana diperhatikan..."
"Biarlah yang lain dengan urusan peribadi masing-masing. Ana akan tetap berjalan dalam dakwah ini. Dan hanya Allah saja yang akan membahagiakan ana kelak dengan janji-janji-Nya. Biarlah segala kepedihan yang ana rasakan jadi pelebur dosa-dosa ana.." sang mad'u berazam di hadapan murabbi yang semakin dihormatinya.
Sang murabbi tersenyum. "Akhi, jama'ah ini adalah jama'ah manusia. Mereka adalah kumpulan insan yang punya banyak kelemahan. Tapi di balik kelemahan itu, masih amat banyak kebaikan yang mereka miliki. Mereka adalah peribadi-peribadi yang menyambut seruan Allah untuk berdakwah. Dengan begitu, mereka sedang diproses untuk menjadi manusia terbaik pilihan Allah."
"Bila ada satu dua kelemahan dan kesalahan mereka, janganlah hal itu mendominasi perasaan antum. Sebagaimana Allah ta'ala menghapus dosa manusia dengan amal baik mereka, hapuskanlah kesalahan mereka di mata antum dengan kebaikan-kebaikan mereka terhadap dakwah selama ini. Kerana di mata Allah, belum tentu antum lebih baik dari mereka."
"Futur, mundur, kecewa atau bahkan berpaling menjadi lawan bukanlah jalan yang terbaik. Apabila setiap ketidak-sepakatan selalu ditangani dengan cara itu, maka sampai bilakah dakwah ini dapat berjalan dengan baik?" sambungnya panjang lebar.
"Kita bukan sekadar pemerhati yang hanya perlu memberi komen. Atau hanya pandai menuding-nuding sebuah kesalahan. Kalau hanya itu, orang kafir pun boleh melakukannya. Tapi kita adalah da'i. Kita adalah khalifah. Kitalah yang diserahkan amanat oleh Allah untuk menyelesaikan masalah-masalah di muka bumi. Bukan hanya pandai mendedah kelamahan, yang dgn nya boleh menjadikan kerja dakwah semakin rumit."
"Jangan sampai, kita seperti menyiram minyak ke bara api. Bara yang tadinya kecil tak bernilai, boleh menjelma menjadi nyala api yang membakar apa saja. Termasuk kita sendiri!"
Sang mad'u termenung merenungi setiap kalimat murabbinya. Azamnya memang kembali menguat. Namun ada satu hal tetap bermain dihatinya.
"Tapi bagaimana ana bisa memperbaiki organisasi dakwah dengan kemampuan ana yang lemah ini?" sebuah pertanyaan konstruktif akhirnya muncul juga.
"Siapa kata antum lemah? Apakah Allah mewahyukan begitu kepada antum? Semua manusia punya kemampuan yang berbeda. Namun tidak ada yang boleh menilai, bahawa yang satu lebih baik dari yang lain!" sahut sang murabbi.
"Bekerjalah dengan ikhlas. Berilah taushiah dalam kebenaran, kesabaran dan kasih sayang kepada semua ikhwah yang terlibat dalam organisasi itu. Kerana peringatan selalu berguna bagi orang beriman. Bila ada sesuatu isu atau gosip, tutuplah telinga antum dan bertaubatlah. Singkirkan segala ghil (dengki, benci, iri hati) antum terhadap saudara antum sendiri. Dengan itulah, Bilal seorang yang budak hina menemui kemuliaannya."
Suasana dialog itu mulai mencair. Semakin lama, pembicaraan melebar dengan akrabnya. Tak terasa, kokok ayam jantan memecah suasana. Sang mad'u bergegas mengambil wudhu untuk qiyamullail malam itu. Sang murabbi sibuk membangunkan beberapa mad'unya yang lain dari keasyikan tidurnya.
Malam itu, sang mad'u menyedari kesilapannya. Ia bertekad untuk tetap bergerak bersama jama'ah dalam mengharungi dakwah. Pencerahan diperolehnya.
- Dato' Tuan Ibrahim bin Tuan Man.

Wednesday, July 31, 2013

night of power.


"We have indeed revealed this (Message) in the Night of Power:
And what will explain to thee what the night of power is?
The Night of Power is better than a thousand months. 
Therein come down the angels and the Spirit by Allah's permission, on every errand:  
Peace! This until the rise of morn.
[Al-Qadr; 1-5]






 What one does while seeking out Laylatul Qadr will vary from person to person. Praying the Isha prayer, the night prayer, and the Fajr prayer, the prayer at dawn, in congregation is important as is every minute in between.

   Some will then stand for hours in ritual prayer. Others will read or listen to the Quran being recited. Some will sit with their hands raised to the skies with tears falling from their eyes as their hearts tremble out of devotion. 

...


  This year during Ramadhan, while peoples are seeking out for Laylatul Qadr here, others are seeking for syaheed there. Both are granted to jannah. Only if they found it.

  Rabbi yassir wala tu'assir rabbi tammim bi khair.

Wednesday, June 26, 2013

pintu pintu hati.



  Pada suatu petang, saya naik turun tangga. Tiba-tiba saya batuk. Macam ni,
"Uhuk. Uhuk."
  Sekarang ni musim jerebu kan. Tapi, saya batuk tu bukan sebab jerebu menyelubungi persekitaran saya. Bukan. Bukan. Bacaan IPU di tempat saya masih sangat selamat dan sentosa. Sebenarnya, saya sedang menjiwai sambil-sambil mengkaji peribahasa 'bagai melepaskan batuk di tangga'. Tapi, saya masih gagal merungkai misteri di sebalik peribahasa tu. Komplikated betul. Entah macammana datuk nenek moyang dulu-dulu boleh terfikir tentang peribahasa tu.

  Eniwei, lupakanlah. Malas mahu fikir. Macam kata Kak Linda (bukan nama sebenar),
"Tunggu saya kerja dengann DBP baru boleh jawab. Huhu."
  Ahah. Selingan jak tu..

...

  Begini sebenarnya saya nak cerita. Ehem. Ehem. Tapi, panjanglah sedikit ceritanya..

  Hadis ini biasa kita dengar kan;
“Ketahuilah bahawa dalam jasad ada seketul daging, apabila baik maka baiklah jasad, apabila rosak maka rosaklah jasad. Ketahuilah ia adalah hati!” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
  Perbahasan tentang hadis ini pun kita sudah sedia maklum bahawa hati itu adalah 'bilik kawalan' kepada manusia. Segalanya bermula dan dikawal oleh hati.

  Dan banyak bahasa melayu yang disimpul (nak tulis simpulan bahasa, skema sangat) menggunakan perkataan 'hati'. Antaranya; Ada hati, sakit hati,  hati gajah sama dilapah hati nyamuk sama dicecah, buah hati, berhati-hati di jalan raya dan sebagainya.

  Tapi saya nak cerita pasal 'pintu hati'. Ia bermaksud, hati tu ada pintu. Tapi, bukan pintu sliding yang automatik terbuka kalau kita lalu depannya atau pintu Doraemon yang boleh pergi ke mana-mana tu. Bukan. Bukan.

  Pintu biasa. Bentuk segiempat petak petak. Yang ada tombol. Ya, macam tu lah pintu tu. Faham kan. Saya memang mahu cerita pasal pintu jak pun di sini. Dah habis. Wakakaka!

...

[I] 
"Entahlah ostajah, saya dah buat macam-macam kat anak saya tu. Belai sudah. Marah pun sudah. Cubit pipi sudah. Tarik cuping telinga pun sudah. Bagi makan kismis minda sudah. Bagi minum air zam zam ala ka zam pun sudah. Masih tak berubah-ubah. Nakal seperti biasa. Masih lagi sorong papan tarik papan, buah keranji dalam perahu. Suruh makan dia makan, suruh pegi mengaji dia memang tak mahu. Ha, kan dah keluar pantun. Heish, geram betul saya ostajah."
[II] 
"Weh, kitorang tak tahan dah dengan si Siti Mutiara tu. Bukan main gedik lagi tak nak pakai tudung. Sayang sangat rambut blonde warna pink dia tu. Puas kitorang nasihat. Ko nak tahu, penuh profil mukabuku dia kitorang kongsikan status-status Ostad Azhar Idrus pasal aurat wanita. Gambar-gambar dia yang tak pakai tudung tu pun semua dan penuh kitorang komen, kopipes dalil-dalil dari Google. Rupa-rupanya kitorang ni mencurah air ke daun keladi je. Dia tu model sambilan iklan Shampoo Sunlike. Hmm.. Eh, tapi bagus jugak shampoo tu kan. Sejak aku pakai 3 minggu lepas, kepala aku tak gatal-gatal dah. Ketombe dah hilang seratus peratus beb!"
[III] 
 "Abang, apa nak buat dengan Abdul Zamrud ni. Dah berapa kali miss usrah kita kan. Kalau sekali dua tak pe la. Ni dah lima kali tak datang tanpa gagal. Bukan setakat mesej and kol je, kitorang siap pegi ke bilik dia lagi nak ajak datang usrah. Masih lagi beliau enggan, terus berselindung di sebalik selimut nafsu. Lena diulit mimpi jahiliyah semalam. Adek tak tahu la abang. Masihkah ada harapan untuk adek dan dia berpimpin tangan berlari-lari anak di tepian pantai, tatkala matahari senja berwarna merah jatuh menjunam di penghujung laut, mersama menuju ke arah taman syurga yang kita ciptakan bersama ini. Ah, masihkah ada harapan itu, abang? Eh, kenapa abang muntah?"
[IV] 
"Puak-puak dia tu memang tak makan saman. Dah macam-macam hujah kita bagi. Hujah fakta? Hujah akal? Hujah al-quran dan hadis? Hmm. Dah jenuh orang-orang kita lontarkan ke muka diorang tu. Masih lagi tak nak berubah. Taksub sangat dengan kumpulan dia tu. Diorang tak ingat dosa pahala, neraka syurga ke? Nama je islam. Perangai tak serupa dengan orang islam. Tolak syariat Allah! Biar je la diorang tu. Pandailah diorang nak jawab kat kubur nanti. Jom la sambung pasang bendera lagi. Tasbih! Subhanallah.." 
...

  Kita biasa dengan situasi-situasi di atas kan. Berbalik kepada pintu hati. Semua orang ada hati. Setiap hati pula ada pintunya. Kadang-kadang pintu hati itu, kita puas ketuk, tekan loceng, jerit kuat-kuat atau selit helaian nota kecil kat celah bawahnya. Semua supaya orang di dalam, itu mahu membukanya dan menerima hadiah yang kita bawa daripada tuhan, sebakul penuh buah daripada pohon kemanisan iman. Ya, kita sedang berdakwah kepadanya.

  Tapi, ternyata kita mudah menyerah kalah selepas semua usaha itu gagal. Akhirnya kita melangkah pergi meninggalkan mereka. Meninggalkan hadiah itu di hadapan pintunya yang masih saja tertutup rapat. Dua tiga langkah, kita berpaling semula. Berfikir sejenak. Kemudian teruskan langkahan, cuba melupakan mereka di dalam sana. Sambil angat tangan melambai sayu, kita berbisik sendirian,
"Tugas aku cuma ketuk pintu dia je. Dia yang tak nak buka. Nak buat macammana. Pandai-pandailah  dia hidup dalam tu.."
  Nah, di situlah silapnya kita. Kita tidak sedar bahawa, mereka di dalam itu bukannya tidak mahu membuka pintu hati mereka. Tetapi, mereka sendiri terkunci di dalam. Gelap dan sunyi.

  Kita juga tidak sedar bahawa 'kunci' pintu hati mereka itu bukan dipegang oleh mereka sendiri. Tapi, oleh Allah s.w.t. Dialah yang memegang 'kunci' setiap pintu hati manusia.
"Sesungguhnya engkau(Muhammad) tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." (Al-Qasas 28:56).
  Nah, tugas kita sekarang bukan sekadar mengetuk pintu hati para subjek dakwah. Tapi, tolonglah juga mereka dengan memohon doa, semoga 'kunci' pintu hati itu dikurniakan oleh Allah s.w.t kepada mereka. Dan akhirnya, dapatlah mereka menikmati hangatnya sinar hidayah yang masuk menerangi ruang hati mereka setelah pintu itu terbuka luas.

  Begitulah. Daie  yang benar itu bukan cuma mengajak. Tapi juga mendoakan. Seperti Umar al-Khattab r.a., penentang kuat kepada dakwah islam sebelum syahdahnya. Didoakan oleh Nabi Muhamad s.a.w agar Allah mengurniakan 'kunci' itu kepadanya. Akhirnya setelah terbuka pintu hati beliau kepada islam, terus saja menjadi sosok pejuang yang gagah dan berani membela islam.

  Ingat mereka dalam setiap doa-doa kita.

Thursday, May 30, 2013

batu dan air.

   Petang yang damai. Villa sejuk di kaki gunung. Berkumpul para power rangers rijal-rijal dakwah. Masing-masing mengambil tempat bertenggek di atas batuan-batuan besar yang separuh tenggelam separuh timbul sepanjang lebaran air sungai yang mengalir rapi di celah-celah. Jernihnya, kelihatan anak-anak ikan bermain polis sentri sesama mereka. Riang dan gembira.

   Sang murabbi pun berdiri mengambil tempatnya. Membawa setiap jiwa-jiwa yang hadir mengamati dan menghayati nyanyian lagu dan irama yang dialunkan alam. Senyap sebentar. Menyusuri aliran tenang air sungai.

   Sebelum mereka hanyut lebih jauh..

   "Ya ayyuhal ikhwah! Para pejuang-pejuang dakwah yang dicintai oleh Allah swt. Allah berfirman dalam al-Quran (ali Imran; 190),
 إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ 
  Allah ciptakan apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi ini semuanya untuk kita berfikir. Kita menelaah apa yang bisa kita ambil dari semua. Kita duduk di sini apa yang bisa kita ambil pelajaran?



   Ya ayyuhal ikhwah. Antum sekarang perhatikan bagaimana Allah menciptakan batu yang luar biasa besarnya. Allah menciptakan begitu kerasnya batu. Bagaimana Allah menciptakan air yang mengalir dengan lembut ini?

   Tapi, antara batu dengan air mereka berkerjasama untuk menimbulkan satu harmoni yang Allah swt harapkan di semua aktivis dakwah.

   Bagaimana dengan antum ya akhi? Kita sama muslim. Kita sama sama aktivis dakwah. Kenapa banyak di antara kita tidak mengambil ibrah ini? Kenapa di antara banyak aktivis dakwah, selalu mengatakan, "Ini hak antum, ini hak ana", "Ini kewajipan antum, ini kewajipan ana"?Tidak ada!

    Malulah kita pada apa yang diciptakan oleh Allah. Batu dan air ini.

    Ya ayyuhal ikhwah.
    Tidak ada pertikaian di antara mereka!"

    Serentak antara mereka dan alam melaungkan takbir; "Allahu Akbar!"


Friday, May 17, 2013

sahabat nurani.




satu saat, kuminta nasehat pada seorang sahabat
aku merasa tak layak akh, katanya

aku tersenyum dan berkata
jika setiap kesalahan kita dipertimbangkan
sungguh di dunia ini tidak ada lagi
orang yang layak memberi nasehat

memang merupakan kesalahan
jika kita terus saja saling menasehati
tapi dalam diri tak ada hasrat untuk berbenah
dan menjadi lebih baik lagi di tiap bilangan hari

tapi adalah kesalahan juga
jika dalam ukhuwah tak ada saling menasehati
hanya karena kita berselimut baik sangka kepada saudara

dan adalah kesalahan terbesar
jika kita enggan saling menasehati
hanya agar kita sendiri tetap
merasa nyaman berkawan kesalahan

Subhanallah, di jalan cinta para pejuang
nasehat adalah ketulusan
kawan sejati bagi nurani
menjaga cinta dalam ridhaNya

-Salim A Fillah (Jalan Cinta Para Pejuang)

...

Sahabat itukan seperti cermin, ia adalah pantulan kepada diri sendiri. Hakikatnya, kau sedang membersihkan nuranimu sendiri, tatkala sahabat itu kau nasehati. Nah, teruslah saling tazkirah antara kita. Supaya nanti, kita sama-sama menjadi lebih baik.

(•‿•) 


Wednesday, September 26, 2012

sasaran kita sama..anak panah jak yang berbeza.

ok,semua duduk kat depan laptop/komputer masing2 ok.

*buka buku cerita.duduk bersila..

kawan2,pernah tak dengar cerita pasal 5 orang buta?

yang mana tu?macam pernah dengar jak..

yang ini,dengar baik2 ok..

pada suatu hari,5 orang buta mengadakan lawatan sambil belajar di Zoo Negara.mereka telah berpeluang bertemu dengan pelbagai spesies fauna.dan di antaranya ialah Sang Gajah.berikut adalah perbualan di antara 5 orang buta tersebut.

buta 1 : wah,gajah ne macam piring ASTRO rupanya.tipis,lebar dan kebulat-bulatan.(seronok usap2 telinga gajah)

buta 2 : salah la.gajah ne macam ekzos motor.bentuk silinder,panjang dan ada lubang di hujungnya.cuma gajah ne,boleh lentur dan lubang di hujungnya ada dua.(tengah sentuh belalai)

buta 3 : nope.gajah adalah seperti batang pokok durian.teguh berdiri menjulang kelangit dan agak keras.(ketuk2 kaki gajah)

buta 4 : korang ne xde mata ke?gajah ne macam tilam getah.lebar dan kenyal.(picit2 perut gajah)

buta 5 : korang ne salah pegang haiwan kot.aku rasa gajah ne adalah termasuk dalam spesies Elapidae Naja,ia seperti tali yang panjang dan boleh lilit2.(tarik ekor gajah)

akhirnya,mereka di injak2 oleh Sang Gajah.kah3.(ini tokok tambah)

...

ha,cerita tu pernah dengar?

hmm,x pernah pun..

laa ya kerr,ce yang ne pulak..

di zaman dahulu,Sang Kancil bersahabat baik dengan Sang Kenari dan Sang Myvi..

eh,salah cerita..sori2.

*tukar buku.

...

meh dengar cerita zaman modern ne.

pada tahun 2345 Masehi,di sebuah negara bertajuk Milleniuman,rakyatnya hidup sengsara akibat ancaman daripada makhluk bernama Alurpoda Melanoleuca,raksasa mata gelap yang suka mengganggu kehidupan seharian penduduk  Milleniuman dengan melempar-lemparkan batang bamboo yang di gigit-gigitnya.ganas dan brutal kan.

tidak membenarkan raksasa tersebut terus-terusan mengganas,beberapa individu dan kumpulan Superhero telah bangkit untuk membela nasib rakyat yang tertindas.mereka bergerak secara persendirian mahupun berkumpulan dengan style masing2.berikut adalah senarai Superhero2 yang terlibat.

1.Kaum Ultraman.
-memilih utk menentang dan berlawan dengan raksasa dengan membesarkan tubuh badan mereka 47 kali ganda manusia biasa kerana beranggapan raksasa itu terlalu besar untuk dilawan dalam saiz manusia biasa.mereka juga menggunakan lampu suluh untuk menghasilkan cahaya yang mampu menakut-nakutkan raksasa tersebut di waktu malam.

2.Abang Spiderman.
-modus operandinya adalah dengan menghasilkan perangkap sarang labah2.menggunkan mesin pemprosesan sarang labah2 berskala besar daripada sawang2 yang dikutip daripada rumah2 sekitar Milleniuman.perangkap2 sarang labah2 itu kemudian akan dilancarkan dari kawasan yang tersorok untuk menangkap raksasa tersebut.beliau berpendapat cara ini lebih efektif kerana raksasa  tidak akan tahu di mana dan bila akan muncul bedilan2 sarang labah2 tersebut.saiznya yang besar juga menjadikan raksasa sebagai target yang susah miss.

3.Trio Wonderpet.
-mereka mengamalkan konsep diplomasi dengan raksasa.berpendapat bahawa cara ini lebih efektif kerana mereka merasakan pertumpahan darah yang akan mengotorkan bandar perlu dielakkan.sesuai dengan motto mereka "apa yang penting?diplomasi!".setakat ini beberapa cubaan untuk mengadakan sesi rundingan telah dilaksanakan.namun sampai kemarin,masih lagi gagal menemui kata setuju pihak musuh.

4.Pasangan Doraemon dan Dorayaki,D&D.
-pasangan adik beradik ini berijtihad untuk mendapatkan alatan2 canggih dari masa hadapan untuk mereka guna dalam usaha menghapuskan raksasa.dan ketika ini mereka masih lagi tekun membina mesin masa untuk tujuan murni itu.mereka juga telah berjaya membina beberapa peralatan keselamatan seperti 'pintu pindah tempat','topi helikopter' dan sebagainya untuk kegunaan di waktu2 kecemasan.

5.Kumpulan Power Puff Girl,PPG.
-kumpulan ini adalah yang paling pasif pergerakannya,iaitu dengan menulis dan menyebarkan risalah,bertujuan menaikkan semangat2 penduduk Milleniuman untuk meneruskan bantahan dan protes atas penindasan yang dilakukan oleh raksasa terebut melalui media2 seperti Facebook,Twitter,Blogger dan sebagainya.

malangnya,kelima-lima adiwira asyik menyalahkan antara satu sama lain.x puas hati dengan cara masing2.(sama ada diorang ne nak dapat nama atau nak raih undi PRM,pilihan raya milleniuman atau sebab lain,buku ne x bagitau pulak bah..)

Ultraman tidak setuju dengan cara Spiderman kerana caranya itu  menyebabkan suri rumah atau pembantu menjadi malas dan mesin membuat sarang labah-labah itu mengakibatkan pencemaran bunyi dan bahaya andai tersalah guna.

sementara itu Wonderpet tekad menyalahkan Ultraman andai berlaku kehilangan nyawa dan harta benda akibat dipijak oleh gergasi Ultraman ketika bertarung dengan raksasa.

PPG pula bertelagah dengan D&D yang kononnya membuang masa dan tenaga membina mesin masa yang pada perkiraan mereka sangat mustahil untuk dicipta walaupun teknologi semakin maju dan kemungkinan membenarkan ianya tercipta,sedangkan D&D menafikan usaha PPG yang langsung tidak mesra alam,membazir kertas dan pokok.

senario ini berterusan.dan seringkali berlaku perbalahan serius antara 5 adiwira harapan bangsa dan negara ini sehingga terlupa siapa penjahat dan siapa pembaik.raksasa Alurpoda Melanoleuca terus mengganas.tiada tanda2 ia akan berhenti.korban nyawa tidak bersalah terus meningkat.

dan begitulah kisahnya..

...

amacam,best x?

boooo!!!

k,fine.nak tido la..

eh,kejap2.apa kaitan cerita orang buta n kisah merepek kau ne ha?

ha,nak tell the moral of the story la ni.duduk diam2 balek..

pengajaran pertama,
pergi ke zoo sangat menyeronokkan.sumpah!

kedua,
jangan baca komik @ tengok citer katun banyak2.anda akan di cop "tidak matang".serius!

tiga,
sedarlah wahai kawan2,sahabat2,akhi,ukhti,para duat,jihadis2 sekalian.kita semua sedang menghalakan busur anak panah masing2 ke arah sasaran buruan yang sama.x kiralah anak panah siapa yang akan mengena tepat ke sasaran dan membunuh buruan tersebut,hakikatnya buruan itu milik kita bersama.

sedar tak sedar,kita sedang berbincang topik yang sama seperti 5 orang buta tersebut.dan mungkin kita melihat dari sudut yang berbeza,kita tidak melihat apa yang orang lain lihat.so mari celikkan pandangan dan pandanglah lebih luas.pasti akan menemui titik persamaan.

so,apa gunanya kita bertelagah menafikan cara masing2 walaupun ianya sama-sama betul dan sama-sama benar(tapi,kena rujuk ulama muktabar dulu la ya kalau nak pastikan cara anda betul/salah ok.)

yes,walaupun mungkin strategi kita mungkin lebih efektif dan relevan berbanding yang lain,apa salahnya mengadakan perkongsian,perbincangan dan kerjasama? muafakat kan membawa berkat..x gittew?

huh.(*lappeluh?)

so,marilah kita bersatu atas nama ISLAM dan saling tolong menolong menegakkan kalimah Lailaha illa Allah, Muhamad Rasulullah!

ndak maw kondem-mengondem,bantah-membantah,tolak-menolak ya.tara mau maa..

...

semoga,tatkala ditayangkan kisah kebangkitan semula Islam,dipengakhiran zaman dunia ini,ketika di padang Masyhar nanti,kita sama-sama boleh berkata, "kami ada di situ!"

allahumma amin!

...

lom habis lagi,

jadi,semoga bertemu lagi di hari dan waktu yang sama minggu hadapan.
ingat,dalam rancangannn Adik-adikku dannn...

(jerit kuat2 sama2)
Power Rangers!


ralat : semuanya kepada(jarak).dah malas mau edit.

Friday, July 06, 2012

waqi'iyyah

latar tempat : Gotham City,USA.
latar masyarakat : penduduk bandar yang penuh aktiviti rasuah dan jenayah..
latar masa : tengah malam jumaat.jumaat malam keliwon.penghujung bulan Sya'ban.

Bruce Wayne,lelaki kelawar(baca=batman) sedang berdiri di penjuru sebuah bangunan 25 tingkat.menggunakan teropong mini yang di attach pada topengnya,dia memerhati setiap penjuru bandar Gotham kalau2 ada orang yang memerlukan bantuan..tetiba,satu cahaya spotlight dengan simbol kelawar (Bat-Signal) terpancar daripada sebuah gudang menyimpan gula berjenama 'Gula Perai'.


beliau pun segera menerjunkan dirinya sambil mengembangkan kain selendang hitam di belakangnya yang diikat di lehernya.terbanglah beliau seperti kelawar di tengah malam menuju gudang tersebut.

setibanya ditempat kejadian,beliau bertemu sekumpulan penjahat yang sedang memunggah bungkusan2 Gula Perai ke dalam kontena.3 orang pekerja gudang diikat di satu penjuru.hasil maklumat yang diterima daripada assistantnya melalui Ipad yang di kompresskan menjadi jamtangan,beliau mengetahui bahawa gula2 ini ingin disorokkan kerana penjahat2 tersebut ingin memanipulasi perniagaan gula,lebih2 lagi bandar Gotham ketika itu dilanda krisis kekurangan bekalan gula.


maka,beraksilah lelaki kelawar tersebut menewaskan penjahat2 (no preview available.18SG..)


akhirnya,setelah selesai main kejar2,beliau menalipon polis untuk menangkap penjahat2 tersebut untuk di sumbat kedalam penjara.


maka pada malam itu lelaki kelawar berjaya menumpaskan sindiket curi Gula Perai..


...


latar tempat : bandar Ajinaikmoto,Jepun.

latar masyarakat : masayarakat bandar yang sangat sibuk dengan aktiviti sehari-harian mereka.
latar masa : pagi ahad,pertengahan bulan Julai yang indah.

Pasukan Pengaman Kebangsaan(PPK) cawangan Ajinaikmoto,sebuah pasukan yang ditubuhkan untuk menjaga keamanan bandar dari serangan serangga perosak sedang beroperasi seperti biasa.Dianggotai oleh 6 orang juruterbang yang mahir mengendalikan pesawat tempur yang berkuasa tinggi.


teet...teet...teet...apollo roka,apollo roka..


radar pengesan makhluk asing memberi signal.seorang monster telah muncul daripada kawasan gunung berapi.dan dengan rakusnya beliau memusnahkan kawasan setinggan sekitarnya..


Kapten Iruma mengarahkan anak2 buahnya bersiap untuk pertempuran.maka berlepaslah sebuah pesawat tempur Boing 123,yang kemudiannya terpecah kepada 3 pesawat kecil menuju tempat kejadian.


beberapa das tembakan laser dan gas pemedih mata dilepaskan ke arah monster yang sedang berdemonstrasi tersebut.namun sedikit pun tidak menggugat monster.ntah tetiba jak monster menyerang kapal no.1 yang dipandu oleh Daigo dan Naruto.dengan sekali jentik kapal mereka jatuh menjunam dengan asap berkepul2.


sebelum terhempas,menjelma seekor Ultraman menyelamatkan kapal itu.rupa-rupanya,Daigo(seorang manusia dari planet Cahaya)sempat bertukar pakaian menjadi Ultraman ketika saat genting tersebut..

sekarang hanya antara Ultraman dan Monster.lawan punya lawan,fire punya fire,gigit punya gigit,akhirnya kemenangan memihak kepada Ultraman.walaupun lampu kecemasan di dadanya telah berkelip2 menyampaikan "please plug in power source.." dia berjaya membuat serangan ultimatenya yang menumbangkan Monster.


maka,sekali lagi Ultraman berjaya mengekang Monster daripada menghancurkan bandar Ajinaikmoto.well done!


....


di pengakhiran tahun 2012,dalam konvensyen tahunan WHO (world hero organisation),telah dicadangkan agar dilakukan program pertukaran hero.ia bertujuan untuk hero2 saling bertukar adat dan budaya setempat masing2.maka setelah dipersetujui,datuk bandar Gotham dan datuk bandar Ajinaikmoto telah memeterai MoU untuk menghantar Ultraman ke Gotham City dan Lelaki Kelawar berkhidmat di bandar Ajinaikmoto.maka,berlakulah pertukaran hero tersebut.


malangnya,selepas 1 bulan program pertukaran itu berlangsung,keadaan di kedua2 bandar menjadi huru-hara dan kacau bilau akibat aktiviti kepenjahatan yang dilakukan oleh penjahat2 di bandar Gotham dan Monster2 di Ajinaikmoto.


Ultraman tidak dapat menggunakan kesuperpowerannya kerana lawannya terlalu kecil di Gotham City.kalau nak fire,habis kawasan sekelilingnya hancur sekali,tidak seperti ketika dia berlawan dengan monster2.manakala lelaki kelawar juga tidak dapat berkhidmat kerana awal2 lagi dia telah lumat dipijak monster yang beso2 belaka..


...


begitulah kisah kerepek dua superhero.


...


maka,perjuangan perlu bersifat waqi'iyyah atau sesuai dengan keadaan semasa.

jangan bandingkan Boboiboy dengan Wonderpet! 




Wednesday, June 06, 2012

daie yang ria'.





Apabila manusia konsisten dalam memelihara hak-hak Allah SWT, baik yang zahir mahupun yang batin, maka syaitan mula dengki dan berusaha mengeluarkannya dari lingkungan takwa menuju lembah maksiat. Syaitan membisikkan bermacam-macam ibadah yang berpotensi membawanya kepada dosa dan perbuatan dusta.

"Lihat betapa rosaknya hati umat manusia! Mereka melupakan Allah, sibuk mengumpul harta,dan melalaikan perintahNya.Datangi,berilah peringatan,dan tuntunlah mereka kembali kepadaNya! Bukankah seseorang yang Allah beri petunjuk melaluimu lebih baik daripada matahari yang menyinarinya?" bisik syaitan.

Ia lantas tergerak mengikuti bisikan itu, kerana dengan begitu ia akan disegani, dihormati, diagungkan, dipatuhi, dilayani, dan dijadikan tempat mengadu. Dia segera menyeru umat manusia ke jalan Allah SWT. Sehingga orang-orang disekelilingnya memuliakan dan mengabdikan diri kepadanya denga harta dan tenaga. Jiwanya merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Dia kemudian memperlihatkan aktiviti ibadahnya supaya martabatnya tidak merosot. Dia marah ketika ucapannya dibantah walaupun ucapannya itu layak di bantah. Dia bahkan bukan hanya mencaci orang yang membantahya, tetapi juga menghina dan menuduh pembantahnya sebagai orang bodoh yang tidak tahu sopan santun.

Apabila tergelincir melakukan perbuatan mubah yang tidak seharusnya dilakukan, ia sangat takut martabatnya berkurang, sehingga ia berusaha menghapus kesan itu dari hati umat dengan berpura-pura,memperlihatkan kebaikan,dan bersikap ria'. Akibatnya,ia menderhakai Allah padahal sebelumnya patuh, dan menjauhiNya padahal sebelumnya dekat.

Seandainya tidak menyeru umat, ia terhindar dari semua ini. Orang yang patut menyerukan kebaikan adalah orang yang ketakwaannya benar-benar kukuh dan yakin mampu menghindari semua hal negatif tersebut setiap saat, dan darjat ini boleh dicapai dengan sentiasa memuhasabah diri, banyakkan berzikir dan berdoa kepada Allah SWT supaya dihindarkan dari keburukan.Marilah bersama berusaha kearah itu. Walaupun belum mancapainya,teruskan menyampaikan dakwah,semoga usaha kita tidak sia-sia.


OuchThis Emoticons 38
*dipetik daripada buku the Wisdom of Al-Harits Al-Muhaisibi. (Pustaka Islam Klasik). Semoga bermanfaat..



Saturday, April 21, 2012

"sang murabbi" KH Rahmat Abdullah

Aku rindu zaman ketika halaqoh adalah kebutuhan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan … 

Aku rindu zaman ketika mambina adalah kewajiban bukan pilihan apalagi beban dan paksaan … 

Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelangkap pengisi program yang dipaksakan … 

Aku rindu zaman ketika tsiqoh menjadi kekuatan, bukan keraguan apalagi kecurigaan … 

Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan, hujatan dan obyekan…. 

Aku rindu zaman ketika nasihat menjadi kesenangan bukan su’udzon atau menjatuhkan … 

Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da’wah ini … 

Aku Rindu zaman ketika nasyid ghuroba manjadi lagu kebangsaan… 

Aku rindu zaman ketika hadir liqo adalah kerinduan dan terlambat adalah kelalaian … 

Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh dengan ongkos yang ngepas dan peta tak jelas … 

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar berjalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh da’wah di desa sebelah … 

Aku rindu zaman ketika pergi liqo selalu membawa infaq, alat tulis, buku catatan dan qur’an terjemah ditambah sedikit hafalan … 

Aku rindu zaman ketika binaan menangis karena tak bisa hadir di liqo … 

Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu diketuk untuk mendapat berita kumpul di subuh harinya … 

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan ongkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya … 

Aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya … 

Aku rindu zaman itu … 

Ya Rabb … 

Jangan Kau buang kenikmatan berda’wah dari hati-hati kami … 

Ya Rabb … 

Berikanlah kami keistiqomahan di jalan da’wah ini … 

Sunday, April 08, 2012

merenung.



" ..sesungguhnya menghuraikan ikatan agama dan menghapuskannya tidak akan berhasil dengan meruntuhkan masjid dan gereja kerana agama telah bertapak di dalam sanubari. Yang dikehendaki ialah menghancurkan agama. Menghancurkan agama di dalam sanubari umat islam tidaklah menjadi susah apabila telah berjaya menjadikan hukum dan ketuanan di tangan sosialisme dan setelah kita berjaya menyebarluaskan perkara-perkara yang meruntuhkan agama seperti novel, drama, filem, ceramah, akhbar dan tulisan2 yang memperdagangkan kemulhidan, memperolok-olokkan agama dan penganutnya dan menyeru kepada sains semata-mata serta menjadikannya sebagai tuhan yang berkuasa. "

*petikan daripada satu dokumen rahsia yg disiarkan oleh majalah "Kalimatul Hak" pda bulan Muharam 1387 Hijrah (April 1967) yang dibuat oleh golongan komunis di Moscow. [daripada buku 'Generasi Muda Islam dan Cabaran Globalisasi', Dr Abdullah Nasih Ulwan]


apa kita buat?



Saturday, April 07, 2012

porenjes: a story behind the mask.

 Emangnya, ada apa pada porenjes(baca: power rangers) ?


google image.

  Power Rangers : a team of young people recruited and trained by a mentor to morph into Rangers,able to utilize special power and pilot colossal assault machines called Zords to defeat and overcome evil that threaten humanity.when 'morphed' rangers become powerful superheroes wearing colour-coded skin-tight battle suits and helmets with opaque visors. (wikipedia)


  Power Rangers, superhero yan bertindak dalam kumpulan sebagai penyelamat manusia daripada kejahatan-kejahatan yang mahu menakluk dunia.


"Will the power protect you. Go! Go! Power Rangers!"
  Daripada generasi pertama Power Rangers Mighty Morphin, 1993 (saya baru dua tahun) hingga Power Rangers Samurai, 2012 (sudah masuk u) perjuangan mereka tak pernah berhenti. Akan ada generasi baru yang akan meneruskan perjuangan apabila satu generasi berlalu.

So, ada yang boleh kita belajar daripada Power Rangers kan. Ini antaranya:

5 - Tidak ada org tua jadi power rangers. Kita orang muda, mesti ada semangat berjuang dalam dakwah sementara masih ada kekuatan dan kemampuan.


4 - Perjuangan dakwah haruslah berkumpulan macam Power Rangers. Kalau sorang-sorang ndak kuat.


3 - Dakwah ini juga adalah perjuangan berterusan, macam Power Rangers. Bermula daripada zaman para anbiya', sahabat-sahabat nabi, tabi'en, tabi' tabien hingga ke hari ini kita menyambungnya.



Paling cool, Hijau!
2 - Tidak semua org terpilih utk berada di jalan dakwah sepertinya ahli-ahli Power Rangers yang dipilih daripada mereka-mereka yang ada kelebihan masing-masing. Oleh itu, kita harus bersyukur andai terpilih menjadi 'Power Rangers' dakwah.

1 - Power Rangers jadi superhero selepas bertukar(morph). Kita pun boleh morph bah. Usrah, mukhayyam, rehlah, jaulah etc. Tarbiyah, itulah alat kita utk morph.. Jadi, jom bertukar!






* official power rangers website,check it out here 

* video cool power rangers di youtube